UAS Keamanan Sistem Informasi
| July 03, 2026 |
UAS Keamanan SI
Nama : Rindra Arkaan Fajri Ash Shiddiq
NIM : 231011701335
Kelas : 06SIFP009
Langkah 1. Jalankan aplikasi XAMPP Control Panel melalui menu Start atau ikon di Desktop. XAMPP berfungsi sebagai web server untuk menjalankan aplikasi berbasis PHP. Setelah aplikasi terbuka, klik tombol Start pada layanan Apache dan MySQL hingga keduanya berstatus Running yang ditandai dengan warna hijau.
Langkah 2. Menjalankan Apache dan MySQL
Setelah XAMPP terbuka, klik tombol Start pada layanan Apache dan MySQL hingga status keduanya berubah menjadi Running yang ditandai dengan warna hijau. Selanjutnya, salin (copy) folder jasa yang telah di-extract, kemudian tempelkan (paste) ke direktori:
C:\xampp\htdocs\
Langkah 4. Menyeting username, nama, dan password
Langkah 5. Menjalankan Aplikasi
Buka browser lalu ketik:
http://localhost/jasa
Jika aplikasi berhasil tampil, berarti Apache telah berjalan dengan baik.
Kesimpulan:
Berdasarkan proses yang telah dilakukan, Apache Web Server berhasil dikonfigurasi dan dijalankan dengan baik sehingga aplikasi berbasis PHP dapat diakses melalui browser menggunakan alamat http://localhost/jasa. Hal ini menunjukkan bahwa instalasi web server dan konfigurasi aplikasi telah berhasil dilakukan dengan benar.
SOAL 2
Langkah 1. Membuat Virtual Hard Disk
Pastikan Virtual Machine dalam keadaan mati (Power Off). Setelah itu, buka aplikasi Oracle VirtualBox, pilih Windows Server 2003, kemudian klik Settings. Masuk ke menu Storage, lalu pilih Add Hard Disk dan klik Create. Selanjutnya, pilih tipe penyimpanan VDI (VirtualBox Disk Image), pilih opsi Dynamically Allocated, tentukan kapasitas hard disk sebesar 15 GB, kemudian klik Create untuk menyelesaikan proses pembuatan Virtual Hard Disk.
Langkah 3. Membuat Partisi Baru
Setelah hard disk berhasil diinisialisasi, klik kanan pada ruang penyimpanan yang berstatus Unallocated, kemudian pilih New Partition. Pada New Partition Wizard, pilih Primary Partition, lalu klik Next. Gunakan seluruh kapasitas hard disk yang tersedia, kemudian tentukan huruf drive, misalnya K:, dan klik Next. Selanjutnya, pilih sistem file NTFS, isi Volume Label sesuai kebutuhan (misalnya DATA), kemudian klik Finish untuk menyelesaikan proses pembuatan dan format partisi.
Langkah 4. Membuat Folder
Kesimpulan
Berdasarkan langkah-langkah yang telah dilakukan, Virtual Hard Disk berhasil dibuat dan dikonfigurasi dengan sistem file NTFS. Selain itu, partisi yang telah dibuat dapat digunakan sebagai media penyimpanan untuk menyimpan data dan folder sesuai kebutuhan.
Langkah 1. Membuka phpMyAdmin
Buka browser, kemudian akses alamat http://localhost/phpmyadmin. Setelah halaman phpMyAdmin terbuka, klik menu New untuk membuat database baru. Masukkan nama database sesuai dengan nama mahasiswa atau sesuai ketentuan yang diberikan, kemudian klik Create. Setelah database berhasil dibuat, pilih database tersebut, lalu buka menu Import. Klik Choose File, pilih file jasa.sql, kemudian klik Go untuk memulai proses import database hingga selesai.
Langkah 2. Mengubah Koneksi Database
Buka file koneksi.php, kemudian sesuaikan nama database dengan database yang telah dibuat.
Langkah 3. Menguji Aplikasi
Kesimpulan
Berdasarkan langkah-langkah yang telah dilakukan, proses pembuatan database, import file jasa.sql, serta konfigurasi koneksi database ke aplikasi telah berhasil diselesaikan. Hal tersebut dibuktikan dengan aplikasi yang dapat dijalankan dan diakses tanpa mengalami kendala, sehingga menunjukkan bahwa koneksi antara aplikasi dan database telah berfungsi dengan baik.
SOAL 4
Langkah 1. Membuka phpMyAdmin
Buka browser, kemudian akses http://localhost/phpmyadmin dan pilih database aplikasi yang telah dibuat. Selanjutnya, buka tabel admin atau user, lalu klik menu Browse untuk menampilkan data pengguna. Pilih data yang akan diubah dengan menekan tombol Edit, kemudian pada kolom Function pilih opsi MD5. Masukkan password baru sesuai kebutuhan, lalu klik Go untuk menyimpan perubahan password dalam bentuk hash MD5.
Langkah 2. Menguji Login
Buka aplikasi, kemudian login menggunakan password yang telah diubah.
Kesimpulan
Berdasarkan langkah-langkah yang telah dilakukan, password pengguna berhasil diubah menggunakan metode MD5 sehingga tidak lagi disimpan dalam bentuk teks biasa (plain text). Dengan demikian, keamanan data login menjadi lebih baik karena password telah disimpan dalam bentuk hash yang lebih sulit dibaca secara langsung.
SOAL 5
Langkah 1. Membuka File Index
Langkah 2. Menjalankan Aplikasi
Setelah perubahan pada file index.php disimpan, buka browser kemudian akses alamat:
Pastikan halaman utama aplikasi berhasil ditampilkan dan nama mahasiswa yang telah ditambahkan sebelumnya muncul dengan benar. Jika nama sudah terlihat pada halaman Home, maka proses perubahan tampilan aplikasi telah berhasil dilakukan.http://localhost/jasa
Langkah 3. Membuka Command Prompt
Klik Start, kemudian pilih Run. Ketik cmd pada kolom yang tersedia, lalu klik OK atau tekan Enter untuk membuka Command Prompt. Setelah jendela Command Prompt terbuka, masuk ke direktori aplikasi dengan mengetik perintah berikut:
cd C:\xampp\htdocs\jasa
Kemudian tekan Enter. Apabila folder aplikasi menggunakan nama yang berbeda, sesuaikan perintah tersebut dengan nama folder aplikasi yang digunakan.
Langkah 4. Mengunci File
Setelah berhasil masuk ke direktori aplikasi melalui Command Prompt, ketik perintah berikut:
attrib +R index.php
Kemudian tekan Enter. Perintah attrib +R digunakan untuk memberikan atribut Read Only pada file index.php, sehingga file tersebut tidak dapat diubah atau diedit secara langsung tanpa menghapus atribut tersebut terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dasar terhadap perubahan yang tidak disengaja pada file.
Langkah 5. Memastikan File Sudah Terkunci
Kesimpulan:
Berdasarkan langkah-langkah yang telah dilakukan, halaman Home pada aplikasi berhasil dimodifikasi dengan menambahkan identitas mahasiswa sesuai kebutuhan. Selain itu, file index.php juga berhasil diberi atribut Read Only menggunakan Command Prompt melalui perintah attrib +R. Dengan adanya atribut tersebut, file menjadi lebih terlindungi dari perubahan yang tidak disengaja, sehingga dapat meningkatkan keamanan dasar pada aplikasi.
0 comments:
Post a Comment